CREEPY STORY ID : URBAN EXPLORE - SAMBI ONLINE

CREEPY STORY ID : URBAN EXPLORE



Urban Explore
Part: 1


AUTHOR = ELVI GASAI

Tepat pukul 4 dini hari, penelurusan kami selesai. Sejauh ini tidak ada yang terjadi, tapi itu hanya kesimpulan dari sisi indera manusia yang serba terbatas. Kita tidak tahu, apa
hasil yang terekam dikamera yang dilengkapi dengan infra merah ini. Kami berharap bisa berjumpa dengan para makhluk yang menyeramkan itu, sehingga penelusuran malam ini tidak sia-sia. Tapi apa daya, tidak ada satupun interaksi yang terjadi antara kami dengan makhluk dari dunia lain tersebut. Harapan satu-satunya adalah hasil yang ada dikamera ini.
***
'Kriingg.. Kriingggg...'

Alarm dari jamku sudah berbunyi, tanda sudah memasuki pukul 10 pagi. Rasanya ingin aku tidur lagi, tapi aku harus mengecek hasil penelurusanku bersama teman-teman semalam. Urban Explore adalah salah satu yang sedang trendy saat ini, banyak para remaja yang mencoba untuk melakukannya. Tapi, tidak berlaku untuk kami, ya, aku beserta teman-temanku. Kami sudah memulainya sejak 2 tahun yang lalu dan sudah mengunjungi banyak tempat.

Ada satu tempat yang menurutku sangat menyeramkan, yaitu bekas restoran Eat'n Pay. Restoran dengan gaya kuno(memang kuno karena sudah berdiri sejak selesainya perang dunia II) yang terletak di sebuah wilayah yang dulunya adalah kota kecil yang sangat maju.

Namun, kini sudah terbengkalai akibat terkena dampak terburuk dari peristiwa bocornya nuklir milik departemen pertahanan. Akibatnya banyak korban yang berjatuhan sebelum berhasil dievakuasi, bukan banyak, mungkin aku bisa menyebut 'semua'. Kejadian itu terjadi 8 tahun lalu, jadi dengan waktu selama itu area sudah steril dari komponen radioaktif yang beterbangan di udara.

Tempat berhistori mematikan itu kini kosong dari penduduk, hanya ada sisa berupa bangunan: rumah penduduk, rumah sakit, bekas perkantoran, restoran, sekolah, dan taman bermain. Semua terlihat menyeramkan bila dilihat dari Google Earth. Tempat itu seperti gula ditengah kerumunan semut. Dikelilingi oleh tumbuhan tinggi disekitarnya, beberapa bangunan disana juga sudah dihinggapi oleh akar-akar tumbuhan liar. Benar-benar sebuah tempat menarik untuk ditelusuri.
Kami menelusuri tempat itu dalam 2 malam, terdiri dari 2 kelompok masing-masing 3 orang. Mungkin jumlah kami terlalu sedikit untuk area seluas itu, tapi kami semua berpengalaman dan sudah dilengkapi dengan perbekalan cukup sehingga tidak ada yang perlu lagi dikhawatirkan(kecuali binatang buas).

Aku sebagai perencana, selalu memperhitungkan semuanya dengan detil. Ok, singkat cerita saja. Aku membagi area disana menjadi dua blok, yaitu A dan B dengan bekas wahana komidi putar usang sebagai pusatnya. Setiap blok
memiliki keunikan masing-masing. Blok A, banyak bangunan yang masih tampak utuh namun temboknya usang dan kotor, sedikit juga tumbuhan liar yang ada disana. Blok B, hanya ada beberapa bangunan yang masih tampak utuh, sisanya sudah hancur, kondisi blok ini sudah seperti rawa.

Pada malam kedua, aku dan kedua temanku yang ada di Blok A mendapat kejutan yang mengerikan. Pada saat kami menelusuri restoran bergaya lama tersebut. sekitar pukul 2 dini hari, seseorang mengejar kami ketika hendak masuk kedalamnya. Entah darimana orang tersebut, tiba-tiba datang dan mengejar kami. Padahal, menurut perhitunganku, aku yakin tidak ada lagi orang selain kami ber-enam yang berada di tempat itu. Dia terus mengejar dan mengejar, sampai akhirnya menghilang entah kemana. Setelah kejadian itu aku memberitahukan semuanya untuk berkumpul di titik pusat kemudian pulang.

Kami terkejut ketika melihat hasil rekaman amatir saat kejadian pengejaran itu, direkaman tidak ada seorangpun yang mengejar kami. Tapi, kami bertiga yakin bahwa seseorang telah mengejar kami, karena kami melihatnya dengan mata telanjang.

Momen inilah yang membuat merinding, setelah kami merilis video itu ke grup Creepypasta di Facebook, seseorang berkomentar,"Ini bisa jadi penelusuran terseram, untungnya aku belum pernah mengalaminya sendiri". Apa yang mereka lihat? Hanya jalan-jalan dan pemandangan mengerikan saja, alih-alih seperti itu, aku terkejut saat memutar ulang video yang kami bagikan lewat media sosial Facebook tersebut. Seorang perempuan berwajah putih pucat mengejar kami sambil tersenyum riang, namun itu bukanlah senyum yang menyenangkan, tetapi mengerikan, sangat mengerikan.

Dengan rambut pendek sebahu berwarna hitam, tinggi sekitar 163cm, pandangan melihat tidak tentu arah(karena bola matanya yang aneh, tidak bisa berfokus kedepan, hanya melihat kekiri dan kekanan) dan tersenyum. Bukan senyumannya yang aku takuti, tapi matanya. Bayangkan saja ketika seseorang mengejarmu dengan pandangan yang terus melihat kekiri dan kekanan, bukan tolehan kepala, melainkan hanya bola matanya saja, dan dalam kegelapan.
Tapi menurutku, bukan itulah yang terseram. Kuakui memang seram, tapi yang satu ini lebih seram dari video yang aku rilis. Aku akan memberitahukannya besok.

#BERSAMBUNG

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "CREEPY STORY ID : URBAN EXPLORE"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel